Seminar PKM GT 16 Desember 2011
Bertempat di Ruang 26 CC Barat ITB, pada 16 Desember ini diselenggarakan seminar santai tentang PKM GT & AI. Acara ini sekaligus bertujuan untuk mencerdskan dan mengembangkan minat massa kampus mengenai kompetisi karya tulis yang satu ini. Seminar dengan tema ‘Menggali kreativitas dalam persiapan PKM GT’ ini menghadirkan pembicara seorang yang bisa dikatakan sudah expert di bidang PKM. Beliau adalah Pak Darmawan Setijanto dari FKG UNAIR. Selain Pak Darmawan, pelaksana seminar juga mengundang tiga peserta PKM yang mengikuti PIMNAS di tahun sebelumnya.
Dalam pembukaannya, Pak Darmawan sering kali menyebutkan imajinasi dan memberikan contoh khayalan-khayalan yang solutif terhadap suatu permasalahan. Pembahasan ini mengacu tentang salah satu konsep PKM GT yang lebih bersumber dari ide-ide luar biasa. Oleh karena itu, tulisan tentang khayalan ide itulah yang lebih dinilai nantinya. Beliau juga memaparkan permasalahan terkini yang dapat menginspirasi kita dalam memikirkan suatu gagasan. Tema yang disampaikan tersebut antara lain masalah global warming, kota tergenang, energi fosil terbatas, dan keterbatasan lahan perumahan. Sebagai contoh, gagasan tentang kota hijau di lepas pantai Jakarta, ekosistem mandiri tanpa fosil energi yang berpondasikan hutan bakau adalah salah satu pemenang PKM GT tahun lalu.
Dalam presentasinya, Pak Darmawan memberikan trik-trik dalam menyampaikan gagasan. Dalam menggagas sebuah ide, yang perlu diuraikan antara lain kondisi kekinian pencetus gagasan baik dari observasi maupun literatur yang relevan, solusi yang pernah ditawarkan sebelumnya, seberapa jauh kondisi kekinian pencetus gagasan dapat diperbaiki melalui gagasan yang diajukan, dan dua hal tambahan yaitu pihak yang dipertimbangkan dapat membantu implementasi dan langkah strategis yang harus dilakukan untuk mengimplementasikan gagasan. Sebelum sesi tanya jawab, beliau juga sdikit berbicara mengenai kreativitas yang dapat dikembangkan melalui 6 unsur, yaitu inventing, breaking rules, experimenting, making mistakes, growing, dan taking risks. Keenam hal itu juga harus dilakukan dengan having fun.
Antusiasme para peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai gagasan-gagasan mereka, jawaban dari Pak Darmawan pun banyak memberikan masukan terhadap ide peserta yang disampaikan. Dalam sesi tanya jawab ini, beliau juga sempat mengingatkanprbedaan PKM GT dan PKM T yang implementasinya dapat dilakukan dalam waktu pendek. Dan yang diharapkan dalam PKM GT ini adalah suatu solusi permasalahan berupa sistem, bukan sekedar prototype.
Petuah dari Pak Darmawan, selaku pihak juri PKM tidak brhenti sampai disini. Beliau turut mengingatkan kita untuk tidak takut salah dan menyemangati. “Sebagian besar karya seni dan sastra sempat ditolak sebelum diterima. Kreativitas perlu diadopsi sebagai suatu sikap kehidupan serta muncul sebagai kemampuan. Hindarilah belenggu rutinitas, takut salah, dan rasa tidak humoris,” tuturnya.
Selain contoh permasalahan yang telah dijelaskan diatas, banyak sekali alternatif topik yang dapat diangkat. Di bidang IPA misalnya ada banyak sekali tema lingkungan hidup dan kesehatan. Di bidang sosial pun tak kalah, kita bisa membahas tema seperti pengembangan kesadaran dan sistem hukum, pengembangan dunia pendidikan, ataupun upaya pelestarian nilai sosal budaya. Di bidang pendidikan pun sepertinya lebih banyak lagi solusi tema yang dapat mengacu pada sebah sistem seperti pengembangan pendidikan guru dan kurikulum sekolah.
Pada PKM GT, tulisan harus logis, sistematis, dan tidak emosional. Setiap karya tulis harus memiliki referensi yang sahih. Materi karya tulis yang diangkat pun merupakan isu mutakhir atau aktual. Dihiraukannya hal-hal tersebut dapat mengacu pada kesalahan umum dalam PKM GT seperti menulis hasil penelitian eksperimental, judul yang terlalu panjang, dan ketidaksesuaian antara tujuan dan kesimpulan.
Setelah pengarahan dari Pak Darmawan, seminar santai ini masuk pada sesi sharing dengan para peserta PKM tahun lalu. Terdapat tiga pembicara yaitu Aisyah (KI 2009), Alvi (KI 2009), dan Ubay (KI 2006). Disini banyak dibicarakan mengenai pengalaman dan motivasi mengikuti PKM. Yang dibahas juga termasuk tips-tips sebagai peserta baru. Tidak menjadi peserta yang sombong dan menjadi diri yang kritis dan penuh motivasi untuk berkembang adalah saran terakhir mereka secara keseluruhan.
Posted on 16 December 2011, in Education, Hobby, Math and Science and tagged education, inspiration, ITB, science. Bookmark the permalink. Leave a Comment.
Leave a Comment
Comments (0)