‘Iseng’ Lewat Handphone
Posted by Aditya
Handphone kini sudah menjadi alat komunikasi yang sering dijumpai karena menjadi salah satu penanda kehidupan modern. Harganya pun kini bervariasi dan terjangkau bagi semua kalangan, mulai dari sekitar Rp 150.000 hingga sekitar puluhan juta rupiah. Namun karena mudah dimiliki semua orang lah handphone terkadang dijadikan media ‘iseng’ bagi sebagian oknum dan disalah gunakan. Berikut adalah tujuh contoh kasus penyalahgunaan handphone yang paling sering kita temui.
1. Peredaran Kunci Jawaban UN
Saya lebih suka menyebut kasus ini sebagai ‘Hoax UN’. Pada masa-masa ujian nasional (UN) seringkali beredar SMS yang memperlihatkan kunci jawaban soal ujian secara keseluruhan. Akurasi kunci yang disebarpun bervariasi, setiap harinya rata-rata akurasi kunci adalah sekitar 75%. Siapa yang menyebarkan SMS tersebut? Ada dua kemungkinan, antara orang yang hanya ingin ‘meramaikan’ suasana UN atau oknum yang sengaja menyebarkannya karena diminta. Oknum tersebut biasanya berhasil mendapatkan soal apa saja yang akan diujikan dan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Lalu disebarkanlah jawaban yang ia buat kepada yang pernah meminta kepadanya. Namun hal ini tetap memberikan efek ketidakpercayaan saat ternyata jawaban yang dikirim melalui SMS ini banyak yang salah. Batin peserta ujian yang mendapatkannya pun diuji, akan memakai jawabannya sendiri atau percaya terhadap jawaban yang dikirim.
2. Sebarkan atau Tidak Lulus
Yang ini termasuk satu lagi hoax yang beredar di suasana Ujian Nasional. Namun yang dibahas dalam SMS bukan kunci jawabannya tetapi tetap saja menimbulkan ketegangan bagi sebagian peserta ujian. SMS tersebut dapat berupa sebagai berikut
Esok hari ujian nasional akan dimulai, mari saling mendoakan dan mendukung. Sebarkan SMS ini ke 10 temanmu atau kamu akan mengalami kesulitan besok.
Saking sudah banyaknya contoh-contoh SMS diatas, SMS yang seperti inipun sudah jarang dipikirkan. Inipun kini dianggap sebagai suatu intermezzo masa UN.
3. Jaga Sahabatmu
Sama seperti contoh sebelumnya, kasus SMS yang kali ini dibuat atas dasar iseng. Modus ini sering dijadikan alternatif dalam memanfaatkan bonus SMS yang diberikan beberapa provider daripada membiarkan bonus tersebut hangus. Berikut contoh SMS nya
Sahabatmu dapat menjadi sumber kekuatanmu. Sebarkan SMS ini ke 10 dari mereka agar mereka selalu terlindung dari mara bahaya. Jika tidak, nasib buruk akan menghampiri mereka.
Keisengan sang pengirim jelas terlihat disini, siapa pula yang dapat menentukan nasib seseorang melalui SMS?
4. Kisah Seram
Sama dengan kasus sebelumnya, tetapi yang kali ini lebih membuat tegang si penerima SMS. Lagi-lagi iseng dijadikan dasar atas penyebaran SMS ini. Namun, jika Anda telah terbiasa dan tahu bahwa SMS berantai ini bohongan Anda malah akan tersenyum. Berikut contoh SMS nya
Namaku Susan, aku diperkosa dan dibunuh perampok 40 hari yang lalu. Sungguh malang nasibku. Yang kubutuhkan sekarang adalah seorang teman. Sebarkan SMS ini ke 20 temanmu atau aku akan datang menemani tidurmu.
SMS diatas mungkin bisa menjadi ide film horor baru
5. Dari HP Turun ke Hati
Jika kasus sebelumnya dapat menjadi ide cerita film horor, maka contoh kasus yang satu ini dapat menjadi ide sinetron baru yang mengangkat cerita cinta.
Cerita yang satu ini biasanya dimulai dari sebuah SMS nyasar yang mengajak penerimanya untuk berkenalan. Nomor yang dituju biasanya didapat secara acak atau dari counter handphone. Jika sesuai dengan yang diinginkan, perkenalan pun berlanjut kepada pertukaran facebook, chatting, kopi darat, hingga saling berpikir bahwa jodoh yang tepat sudah ditemukan.
6. Hadiah?
Undian berhadiah yang sering dilakukan oleh provider pulsa senantiasa memberikan inspirasi baru untuk melakukan modus penipuan baru. Contoh SMS nya sebagai berikut
Anda baru saja memenangkan undian berhadiah yang dilaksanakan oleh **** pada ****. Selamat, Anda memenangkan motor ****. Segera konfirmasi hadiah Anda.
Sender:
****
Padahal, nomor asli si penipu juga akan tertera pada pesan.
7. Mama Butuh Pulsa
Ini merupakan modus penipuan baru yang marak sejak Idul Fitri yang lalu. SMS yang dikirim berupa
Mama sekarang lagi ada di kantor polisi, HP ilang, ini nge-SMS pake nomor orang. Tolong kirimin pulsa 50rb ke nomor baru mama, 081319******, secepatnya ya!! Ini PENTING!!
Tidakkah terpikirkan oleh si pengirim apabila orang tua kita sedang di rumah atau mungkin sudah meninggal? Relakah jika si pengirim mungkin akan di teror balik? Maka itu janganlah jadi orang bodoh yang mudah tertipu dengan SMS ini.
Sekian tulisan saya kali ini. Kesimpulannya alangkah baiknya bila kita tidak menyalahgunakan teknologi yang kian berkembang. Terutama dalam penggunaan handphone. Akan lebih berguna bila alat komunikasi tersebut dipakai untuk suatu hal yang membangun, yaitu membangun jaringan komunikasi (jarkom), SMS Center pengetahuan atau kumpulan doa, dan lain-lain.
Posted on 28 December 2010, in Adit says, Stories and tagged inspiration, serba-serbi. Bookmark the permalink. 1 Comment.
bagus sekali ulasannya , ngakak juga.